Autobiografi Guy De Maupassant (Bapak Cerpenis Dunia)

Guy de Maupassant yang memiliki nama asli Henry-René-Albert-Guy de Maupassant adalah seorang penulis Perancis yang beraliran Realisme dan Nutaralisme. Maupassant adalah penulis cerpen pertamakali di dunia. Orang-orang menyebutnya dengan Bapak Cerpenis Dunia. Maupassant lahir di Château de Miromesniel, pada tanggal 5 Agustus 1850.
Keluarga Maupassant berasal dari Lorraine dan menetap di Seine-Maritime. Ayah Maupassant bernama Gustave de Maupassant dan ibunya bernama Laure Le Poittevin, seorang borjuis yang baik dan teman baik dari penulis besar Prancis Gustave Flaubert. Ayah dari Guy de Maupassant berkerja sebagai pegawai bank Stolz di Paris.

Guy mengenyam pendidikan di sekolah besutan Napoleon yang bernama sekolah Henri-IV. Setelah kedua orangtuanya bercerai, Maupassant tinggal bersama ibunya di rumah besar abad kedelapan belas di Etretat. Disitulah Maupassant dibesarkan di lingkungan pedesaan yang tidak jauh dari kawasan pantai. Dari pergaulan bersama nelayan itulah yang nantinya mempengaruhi gaya menulis Maupassant.

Pada tahun 1869 Maupassant mulai belajar hukum di Paris. Pada usia 20 tahun, ia mengajukan diri untuk menjadi tentara selama perang Franco-Prusia atau perang Prancis melawan Jerman. Pada tahun 1872 sampai 1880, Maupassant menjadi pegawai negeri sipil di kementerian kelautan selama sepuluh tahun dan kemudian berpindah di kementerian pendidikan Prancis atas bantuan Gustave Flaubert. Begitu kehidupan Maupassant dengan berkerja di siang hari dan menulis di malam hari. Sampai pada terbit karya pertamanya yang berjudul La Main (Tangan, Februari 1875) dalam kolom Lorraine de Pont-à-Mousson dan kemudian diterbitkan kembali pada buletin Paris pada 10 Maret 1876.

Setelah itu, Maupassant mulai produktif dalam menulis Des Vers (1880). Pada tahun yang sama, Maupassant menerbitkan antologi cerpen Soirées de Medan (1880). Kumpulan cerpennya diedit langsung oleh penulis besar Prancis lainnya yaitu Emile Zola. Di dalam antologi cerpen tersebut juga ada karya Maupassant yang berjudul Boule De Suif (1880). Selama tahun 1880-an, Maupassant menciptakan lebih dari 300 cerita pendek, 6 novel, 3 buku perjalanan, dan 1 kumpulan syair.

Ciri khas tulisan dari Guy de Maupassant adalah cerita-cerita yang ditandai dengan objektivitas. Dengan gaya yang sangat terkontrol dan kadang-kadang penuh dengan komedi, Maupassant memberikan warna baru dalam dunia kesusastraan Eropa masa itu.

Biasanya Maupassant membangun cerpen-cerpennya dengan sebuah episode yang sederhana, yang diambil dari kehidupan sehari-hari, yang menyiratkan sisi tersembunyi dari setiap orang. Saat masyarakat Prancis menduga bahwa Maupassant merupakan bagian dari sekte Freemason, dengan kesar ia menyangkal dengan mengelurkan pernyataan: “Aku tidak akan pernah dikaitkan dengan partai politik apapun, agama apapun, sekte apapun. Aku tidak pernah membawa doktrin dalam dunia pendidikanku, Aku tidak tunduk pada dogma apapun, prinsip apapun. Aku hanya mempertahankan hak untuk berbicara apa adanya”.

Di antara buku paling terkenal Maupassant adalah Une Vie (Sebuah Kehidupan, 1883). Cerpen ini menceritakan tentang keberadaan seorang istri yang frustasi. Sedangkan cerpen Bel-Amie (Teman yang Cantik, 1885) menggambarkan seorang wartawan yang tidak bermoral. Ada lagi cerpen Guy de Maupassant yang berjudul Pierre Et Jean (1888) menceritakan studi psikologis Maupassant dari dua bersaudara yang terlibat hubungan terlarang. Pada tahun 1887, Maupassant juga menghasilkan cerita horor paling menjengkelkan, cerpen berjudul Le Horla (1887) cerpen yang mengisahkan kegilaan seseorang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Sebagian dari karya Maupassant adalah hasil bimbingan kedua gurunya yaitu Gustave Flaubert dan Emile Zola. Mereka adalah seorang sastrawan besar Prancis abad 18. Tak heran jika karya Maupassant yang berjudul Une Vie yang dicetak 25.000,- exemplar ini mendapat pujian dari penulis Leon Tolstoi. Dia menyebutkan bahwa karya Maupassant adalah karya terbesar kedua setelah Les Misérables yang ditulis oleh Victor Hugo.

Pada usia 20-an, Maupassant pernah menderita sifilis. Penyakit yang menyerang kelamin ini menyebabkan menyebabkan gangguan jiwa pada Maupassant. Hal tersebut sangat terlihat dalam cerita La Maison Tellier (1881) yang memetakan penyakit berkembang Maupassant. Jika melihat kehidupan Maupassant yang bebas dan selalu bersama dengan wanita-wanita penghibur, tak heran jika ia terkena panyakit yang belum ada obatnya itu. Pada tanggal 2 Januari tahun 1892, Maupassant mencoba bunuh diri dengan memotong tenggorokannya. Setelah mendapatkan perawatan intensif dari Dr. Esprit Blanche akhirnya Maupassant mendapatkan kondisi yang membaik. Pada tanggal 6 juli 1893, Maupassant meninggal dalam usia 42 tahun di Passy, Paris. Sekarang Maupassant dikenal sebagai Sastrawan besar milik Prancis dan dunia. Selain menulis Cerpen, keseluruhan hidupnya menghasilkan novel, puisi, naskah drama, dan syair-sair.

Penulis besar itu, sekarang sosoknya diabadikan menjadi sebuah patung yang ditaruh di taman Monceau, Paris. Kalian semua bisa mencari ragam karya Guy de Maupassant yang berjumlah ratusan dan bahkan ribuan itu di situs Goutenberg. Situs tersebut menyimpan arsip-arsip kesusastraan Prancis, yang terlengkap. Jika kalian kesulitan membaca karya Maupassant dalam bahasa Prancis, kalian bisa mencari beberapa karya terjemahan di dalam bahasa Indonesia. Satu dari buku terjemahan Maupassant adalah Mademoiselle Fifi (1882) yang berisi 20 cerpen yang sudah dalam kemasan bahasa Indonesia. Dan terkahir saya menemukan buku terjemahan karya Guy de Maupassant yang bukan merupakan kumpulan cerpen, namun novel pendek yang dicetak indent dan berseri. Silahkan cari di penerbit Yayasan Obor Indonesia, disana gudangnya novel terjemahan, saya sudah berhasil mendapatkan beberapa dari karya Maupassant di Indonesia ini. Semoga artikel ini bermanfaat. Salam menulis.

Disusun oleh Eko Romansah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s